QWEEPY.CO.ID
Image default
Berita

Kubu 01 Membangkang Putusan Majelis Hakim MK

Kuasa hukum Kubu 01 Jokowi Dodo dan Ma’ruf Amin yang menjadi pihak terkait masih tetap bertahan bahwa gugatan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 tidak bisa diperbaharui.

Kuasa hukum Kubu 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang menjadi termohon, diwakili Teuku Nasrullah mengungkapkan pada 10 Juni dalam perbaikan permohonan itu bukan tanpa dasar yang kuat.

“Kami diinformasikan oleh Mahkamah Konstitusi ini boleh ada perbaikan sampai sebelum dicatat di dalam buku register. Itulah rujukan kami,” ujarnya usai sidang diskorsing di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6).

Nasrullah menilai kubu 01 yang menolak mengakui draf perbaikan itu merupakan pembangkangan pada putusan Majelis Hakim MK karena pada sidang pendahuluan Jumat (14/6) lalu masalah ini sudah dibahas dan Majelis Hakim MK sudah memberi keputusan.

Adapun, perdebatan antara majelis hakim dengan pihak termohon, dalam hal ini KPU. Dalam perdebatan itu, menghasilkan kesepakatan KPU diberi tambahan waktu untuk memperbaiki jawaban sesuai dengan permohonan 02 yang telah diperbaiki, Seperti ada pembangkangan terhadap keputusan majelis hakim yang menyatakan mengenai hak kami agar gugatan diperbaiki,” ucapnya.

Satu di antara hal yang dipertanyakan kubu 01 mengapa tidak adanya permohonan dari kubu 02 tentang selisih perolehan suara.

Padahal, ujar Nasrullah, masalah ini sudah telah dibacakan pada sidang perdana 14 Juni. “Jadi kuasa hukum 01 seharusnya tahu dokumen mana yang digunakan,” kilahnya.

 

Related posts

Beginilah Isi Surat Prabowo Pada Pak Amien Rais

Rey Wahyudi

Amien Rais Mengawasi Kinerja Jokowi-Ma’ruf 5 Tahun Ke Depan

Rey Wahyudi

Adanya Poin ‘Ngeri-ngeri Sedap’ pada Sidang Gugatan Prabowo-Sandi di MK

Rey Wahyudi

Lusinan siswa sekolah dasar di Jakarta Selatan menderita keracunan makanan

Rey Wahyudi

Soal CPNS dan PPPK Tahun Ini Sesulit Tahun Lalu? Masih Menunggu Jawaban

Rey Wahyudi

Jamaah Meninggalkan Masjid Karena Ceramah Berisi Politik

Rey Wahyudi