QWEEPY.CO.ID
Image default
Berita

Seminggu menikah datang polisi untuk mengambil mahar hasil curian

Seminggu yang lalu media dihebohkan oleh pernikahan yang memberikan mahar berupa mobil mewah. Pernikahan yang viral di Pati ini merupakan pernikahan Ujok Budianto dengan Mega Triani. Keduanya menikah pada hari Minggu kemarin tanggal (16/9/2019).

Dalam prosesi lamaran, Ujok memberikan seserahan yang cukup mewah yakni berupa satu unit mobil Fortuner  tipe VRZ dan satu unit sepeda motor beat. Jika dirupiahkan seserahan tersebut ditaksir sekitar Rp 500  Bu juta. Tak hanya itu Ujok juga memberikan seserahan berupa emas seberat 10 gram.

Sang pengantin pria yang bernama Unik Budianto diketahuai seorang penjual baso di pasar Tadonan, Blora. Namun kini mobil mewah yang jadi mahar ditahan yang berwajib untuk dijadikan barang bukti. Berdasarkan keterangan Kapolres Pati Jon Wesly Ariyanto, yang dikutip dari tribunews, mobil Fortuner yang menjadi seserahan merupakan mobil Bu hasil curian. Akan tetapi bukan Ujok sang pengantin yang mencuri mobil tersebut.

Mobil Fortuner dibeli Ujok dari DS seorang stap marketing PT Nasmoko Pati yang merupakan warga Pekalongan. Ujok membeli mobil seperti pada umunya dengan harga yang normal. Meskipun Ujok membeli mobil tersebut tetapi polisi untuk sementarabahwa menahan mobil Fortuner untuk dijadikan barang bukti.

Dikutip dari tribunstyle.com AKBP Jon mengungkapkan, akan berkordinasi dengan kejaksaan agar mobil Fortuner tersebut kali pada Mega dan Ujok. Sebenarnya bukan hanya pernikahan Ujok yang sempat viral karena maharnya. Sebelumnya ada kisah viral pernikahan pasangan dari Ciamis Jawa Barat.

Kisah pasangan Eneng dan Ahmad juga sempat menjadi viral di media sosial. Pasangan Eneng dan Ahmad menikah pada bulan Februari 2019 lalu. Emang yang meminta mahar dengan uang Rp 1000 tetapi dikasih Rp 10000.

Dikutip dari serambi news Eneng sang mempelai wanita mengungkapkannlalasan mengapa ia rela menerima mahar Rp 10000 adalah karena ia ingin menjadi wanita satu satunya yang mendampingimu dari sekarang hingga nanti.

Related posts

Festival film Kalimantan untuk berbicara atas nama masyarakat adat

Rey Wahyudi

Ahok percaya karir politiknya ‘sudah berakhir’

Rey Wahyudi

Jokowi: Koalisi yang berkuasa tetap solid

Rey Wahyudi

Ganjar meminta pegawai negeri yang mendukung radikalisme untuk mundur

Rey Wahyudi

Indonesia memperkuat kehadirannya untuk memerangi kejahatan transnasional di perbatasan Singapura

Rey Wahyudi

Semarang: Sumur Tua Ajaib Mampu Sembuhkan Warga dari Wabah Kolera

Rey Wahyudi