QWEEPY.CO.ID
Image default
International News

Iran membongkar cincin mata-mata CIA, hukuman mati bagi tersangka

Iran menangkap 17 tersangka dan menjatuhkan hukuman mati beberapa setelah membongkar cincin mata-mata CIA, seorang pejabat mengatakan Senin, ketika ketegangan melonjak antara republik Islam dan musuh bebuyutan Amerika Serikat.

Badan-badan keamanan “berhasil membongkar jaringan mata-mata (CIA),” kepala kontra intelijen di kementerian intelijen Iran, yang identitasnya tidak diungkapkan, kepada wartawan di Teheran.

“Mereka yang dengan sengaja mengkhianati negara itu diserahkan ke pengadilan beberapa dijatuhi hukuman mati dan beberapa lainnya dipenjara lama.”

Teheran tengah berselisih dengan Washington dan para sekutu-sekutunya sejak pada bulan Mei 2018, pada saat Presiden Donald Trump secara sepihak telah menarik AS dari kesepakatan penting pada tahun 2015 yang dimana telah membatasi program nuklir Iran dengan imbalan bantuan sanksi.

Pemerintah AS kini juga telah menerapkan kembali perihal sanksi tersebut terhadap Iran, yang membalas nya dengan meningkatkan pengayaan uraniumnya di luar batas yang ditentukan dalam perjanjian nuklir sebelumnya.

Trump juga telah membatalkan serangan udara terhadap Iran pada menit terakhir bulan Juni setelah republik Islam itu menjatuhkan drone milik AS, salah satu dari serangkaian insiden itu termasuk serangan terhadap tanker yang berada di Teluk.

Ketegangan saat ini telah meningkat sejak pemerintah Inggris menyita sebuah kapal tanker minyak milik Iran pada 4 Juli atas dugaan pengiriman minyak ke Suriah dalam pelanggaran sanksi Uni Eropa.

Dalam apa yang dilihat oleh Inggris sebagai langkah awal, Pengawal Revolusi Iran telah menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormuz yang strategis pada hari Jumat, dan hal tersebut telah membuat marah para sekutu AS.

Kantor berita IRNA juga mengatakan bahwa mereka telah Mengikuti petunjuk di dalam dinas intelijen Amerika, dan mereka juga baru-baru ini telah menemukan orang baru yang direkrut orang Amerika dan juga telah membongkar jaringan baru milik AS.

Pada konferensi pers hari Senin, kepala intelijen Iran mengatakan ada 17 orang yang dicurigai sebagai spionase telah diidentifikasi, semua nya adalah orang Iran yang telah bertindak secara independen satu sama lain.

Related posts

Bulan Korea Selatan mengutuk keputusan perdagangan ‘nekat’ Jepang

Rey Wahyudi

Perenang Hungaria ditahan di Korea atas tuduhan pelecehan seksual

Rey Wahyudi

Spotify meluncurkan hub yang ditunjuk untuk musik Disney

Rey Wahyudi

Jenderal : AS mungkin telah menjatuhkan dua pesawat tanpa awak Iran minggu lalu

Rey Wahyudi

Phelps memuji Milak yang ‘luar biasa’ setelah kehilangan rekor dunia

Rey Wahyudi

Arab Saudi mengizinkan perempuan untuk bepergian tanpa persetujuan ‘wali’ pria

Rey Wahyudi