QWEEPY.CO.ID
Image default
Berita

Ganjar meminta pegawai negeri yang mendukung radikalisme untuk mundur

Pegawai negeri yang telah terpapar radikalisme harus mengundurkan diri, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan setelah mengetahui bahwa apabila ada nya seorang pegawai negeri sipil yang sebagai pendukung organisasi yang harus dibubarkan.

“Ingat sumpah PNS. Kami bekerja untuk melayani masyarakat, ”kata Ganjar saat membuka rapat koordinasi di Semarang, pada hari Selasa.

Dia mengatakan bahwa dia telah belajar tentang seorang pegawai negeri yang mungkin telah “terinfeksi” oleh radikalisme karena orang itu “menyukai” konten online dari sebuah organisasi yang dibubarkan dan juga khilafah (kekhalifahan), sebuah sistem pemerintahan Islam di bawah seorang pemimpin yang dianggap sebagai penerus Nabi Muhammad.

“[Mereka] adalah admin OPD [organisasi perangkat daerah]. [Kami] telah melacak aktivitas online mereka. Mengundurkan diri dengan baik, ”kata Ganjar. Dia juga meminta orang lain yang mengalami kecemasan mengenai ideologi untuk bertemu dengan nya sehingga dia bisa menemukan solusi bagi mereka.

Ganjar sebelum nya meminta kepada Komisi Layanan Sipil (KASN) untuk memecat pegawai negeri yang tampak nya mendukung intoleransi dan radikalisme, dengan alasan bahwa mereka yang telah terpapar dengan kepercayaan semacam itu akan terus berjuang di media sosial.

“Membawa mereka kembali ke NKRI akan sangat sulit,” kata Ganjar, merujuk pada singkatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tahun lalu, Asosiasi Pesantren dan Pengembangan Masyarakat dan Rumah Kebangsaan menemukan bahwa ada nya sekitar 41 dari 100 masjid di kementerian, lembaga negara dan juga kompleks perusahaan milik negara di Jakarta memiliki ajaran Islam radikal yang dianut selama khotbah pada hari Jumat.

Related posts

Apa Yang Terbaru Dari iPhone? Faktanya Bikin Wow

Rey Wahyudi

Pertamina akan mendapatkan 30% saham di blok Koridor, ungkap anggota parlemen

Rey Wahyudi

Kapal Isap Timah Terbakar Di Sepanjang Tanggul Kali

Rey Wahyudi

Pemerintah kota mengajukan gugatan terhadap pemasok bus berkarat

Rey Wahyudi

Amien Rais Mengawasi Kinerja Jokowi-Ma’ruf 5 Tahun Ke Depan

Rey Wahyudi

Menikmati Aspal Mulus Entikong Menuju Perbatasan RI-Malaysia

Rey Wahyudi