QWEEPY.CO.ID
Berita

Pemerintah kota mengajukan gugatan terhadap pemasok bus berkarat

Penemuan sedikit nya 300 bus kosong berkarat yang berlogo Transjakarta di sebuah lapangan di Kecamatan Dramaga, Bogor, Jawa Barat telah membuat pemerintah kota Jakarta mengajukan gugatan terhadap perusahaan yang memasok nya pada 2013.

Pada 2015, pengadilan negeri menemukan mantan kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Udar Pristono, bersalah dalam kasus kerajinan. Dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena menerima Rp 78 juta (US $ 5.566) suap dari perusahaan yang di anugerahi tender pengadaan bus.

Pada Mei 2017, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarkan laporan setelah menilai proses pengadaan.

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bahwa BPK telah membuat dua rekomendasi kepada pemerintah kota Jakarta mengenai kasus ini untuk mengambil kembali uang yang diberikan sebagai uang muka untuk bus, atau jika gagal mengajukan gugatan.

Dia mengatakan bahwa agen telah berusaha untuk mengumpulkan 20 persen dari total harga kontrak sebesar Rp 110,2 juta yang telah dicairkan ke beberapa perusahaan yang memenangkan kontrak pengadaan.

“Sampai awal tahun ini, [perusahaan-perusahaan itu] belum mengembalikan uang muka. Karena nya, kami harus memilih rekomendasi kedua, yaitu mengambil tindakan hukum [terhadap mereka], ”kata Syafrin pada hari Minggu, seperti dikutip oleh kompas.com.

Badan ini telah meminta bantuan dari biro hukum pemerintah Jakarta untuk mengajukan gugatan. Syafrin menekankan bahwa bus yang di tinggalkan adalah tanggung jawab pemasok karena administrasi tidak pernah menerima atau menggunakan nya.

“Tindakan kami selanjut nya akan tergantung pada rekomendasi biro hukum,” kata Syafrin. Namun, kepala Biro Hukum Jakarta, Yayan Yuhanah, menolak berkomentar karena biro tersebut masih mempelajari rencana untuk gugatan tersebut.

Related posts

Kubu 01 Membangkang Putusan Majelis Hakim MK

Rey Wahyudi

Gagasan untuk mengembangkan energi nuklir mendapat tentangan keras di Indonesia

Rey Wahyudi

NasDem dapat mendukung Anies untuk pemilihan presiden 2024

Rey Wahyudi

Pemimpin partai paling lama, Megawati mungkin akan memimpin PDI-P lagi

Rey Wahyudi

Perlunya Angkutan Online dengan Angkutan Umum Diintegrasikan

Rey Wahyudi

Lusinan siswa sekolah dasar di Jakarta Selatan menderita keracunan makanan

Rey Wahyudi