QWEEPY.CO.ID
#CoratCoret

Tips Menjadi Pendengar Yang Baik kala Dicurhati Pacar

Menjadi orang yang selalu ada ketika dibutuhkan memang hal berat. Namun satu hal tersebut sangat berarti bagi doi ketika dilanda badai galau. Hakikatnya cowok mendapat DNA murni dari Adam dimana kalau diperhatikan pengucapan “Adam” diakhiri dengan mingkem. Sementara cewek turunan langsung dari tulang rusuk kita manusia bernama Hawa yang tetap mangap ketika nama “Hawa” tersebut diucapkan.

Bukan sebuah kebetulan, ini menandakan karakter bawaan dari 2 jenis manusia tersebut. Cowok cenderung diam sedangkan cewek suka cerewet. Jika kamu benar cowok, sadarilah garis takdir sebagai cowok bukan hanya diciptakan untuk diam saja, tugas kamu meredam kecerewetan si cewek dengan mendengarkan semua keluh kesahnya. Saya tahu ini berat tapi cobalah wahai kaum adam.

Dari pengalaman psikologi yang berulang kali saya terapkan—ya meskipun nggak punya basic psikolog—menanggapi curhatan cewek lebih sulit dibandingkan curhatan cowok. Loh emang cowok curhat juga? Coba cari saja teman kamu yang baru putus cinta. Memang luarnya tampak seperti otot kawat tulang besi tapi hatinya tidak sama sekali. Dasar lemah!

Oke, kembali ke laptop. Kita pahami dulu apa itu pendengar yang baik. Pendengar yang baik ibarat tempat sampah dimana dirinya tahu akan menampung sampah dan secara pintar bisa memilah jenis sampah mana yang bisa didaur ulang atau tidak. Ya kira-kira gitu lah hehe. Analisis mendalam saya tentang per-curhat-an duniawi ini menyimpulkan beberapa tips untuk menjadi pendengar yang baik dan benar.

1. Luangkan dan relakan waktu bernafas kamu untuk menemani doi.

Curhat yang baik adalah ketika kamu dan pacarmu bertemu langsung. Curhat via daring media sosial tidak pernah akan menuntunmu untuk bersikap peduli. Dia membutuhkan seorang sosok bukan sebuah chat-bot macam simsimi. Chemistry sejoli akan mudah terbangun ketika semua rasa rindu di dada lebur menjadi canda. Anjay keren sekali kata-kata barusan.

2. Fokus kepada cewek di depan kamu.

Silent atau matikan handphone agar kamu tidak terganggu pesan whatsapp teman atau gebetan lainnya. Bercanda hehe meskipun saya curiga kamu fucek-boy. Hanya ada wanita seorang di hadapanmu yang wajib ‘ain untuk dimanjakan hatinya. Mimik wajah dan gestur tubuh juga perlu dimainkan. Tatapan mata lurus sembari mengerutkan dahi, sesekali boleh melepas pandangan. Haram hukumnya menatap area vulgar apalagi tangan sampai gerepe lawan bicara.

3. Pendengar yang baik bukan pasif hanya monolog dari ocehan doi, kamu harus memahami konteks masalah dan coba gali akar masalahnya.

Dalam sebuah konsultasi ada yang namanya Probing Question. Jangan pernah menjawab apa yang ditanyakan doi ketika curhat, justru tanya balik kenapa dia punya pemikiran seperti itu. Misal nih, dia tanya “apa aku harus resign aja? Aku udah nggak kuat beb”, ingat jangan dijawab. Jurus jitu yang bisa kamu gunakan dari cocotmu yaitu “apa kamu pikir nganggur enak juga bisa nyelesaiin masalah? Apa nggak ada opsi lebih baik?”. Selalu bikin dia mikir untuk memunculkan opsi-opsi lain, jadi kamu nggak perlu nelan semua secara mentah. Apalagi sampai repot-repot ikut bingung cari jalan keluar masalah tersebut. Solusi terbaik adalah dari si pemilik masalah. Mau atau nggaknya masalah itu kelar ya tergantung kemauan dia.

4. Tenangkan dan beri semangat cewek kamu.

Beri tahu dia bahwa kamu akan selalu ada ketika dia butuh ataupun saat nggak butuh—ya iyalah mana ada orang mau dikasi ampas mulu—sembari berbisik “Semesta pasti mendukung, bersabarlah sayang”. Anjay. Gimana cara menguasai kalimat lelembut itu? Mulailah bersepeda menyusuri pedestrian menikmati sore dengan sebatang rokok yang semakin mengabu sampai senja mendatangimu. Sempurna.

5. Pulanglah dengan damai.

Kosongkan semua ocehan tadi dari pikiranmu kecuali inti permasalannya saja. Catat di buku atau notes handphone-mu karena itu akan menjadi senjata untuk berjumpa kembali dengan doi kelak. Nggak mungkin kan kalau kamu ditanya tentang masalah kerjaan doi misalnya, kemudian kepalamu cuma manthuk-manthuk nggak jelas. Saya berani jamin doi akan ngambek 7 hari 7 malam.

Se-cup kopi susu nggak akan cukup menetralisir efek dari mendengarkan sebuah kisah. Kadang-kadang energy-mu melejit lalu habis benar tak tersisa. Jadi harus pesan makanan berat juga. Tutup curhatan doi dengan makan bersama, berdo’a kepada Pencipta semoga awan segera terang. Halah kok bacot model indie gini woi.

Oiya agaknya tips diatas kurang berlaku buat pasangan yang ldr sorry itu derita lu. Tips diatas merupakan sebuah tingkatan, kalau nomor 1 nggak terpenuhi ya selanjutnya haram dilakukan. Kamu bisa sesat, wajib punya guru—coba dm saya saja entar dipandu—jangan coba-coba melakukan. Plis ditahan dulu rasa penasaranmu. Apalagi mau nyoba narkoba, bodoh.

Aduh ngelanturnya sudah kemana-mana hehe. Core of the core (inti dari intinya) adalah ikhlas dulu. Dan sabar merupakan koentji selama menjalankan tugas. Semoga tips diatas benar-benar jitu. Selamat belajar menjadi pendengar yang baik, laksanakan uhuy..

Related posts

Bingung Pilih E-commerce atau Marketplace ? Kenali Perbedaan Secara Lengkap!!

Reyazandi

Butuh Domain Hosting Bintang 5 ? Yuk Kenali CloudKilat !

Reyazandi

Percakapan Saya Bersama Admin Sosmed Akun Hijrah

Rosi Indra

George Floyd Manifestasi Masa Lalu yang Kelam.

Rosi Indra

Merasa Tidak Cerdas? Tunggu Dulu, Inilah Penjelasan Tentang Multiple Intelligences

Akbar Satria

Apakah New Normal di Indonesia Sinonim dari Herd Immunities?

Rosi Indra

2 comments

Percakapan Saya Bersama Admin Sosmed Akun Hijrah - QWEEPY.CO.ID July 10, 2020 at 8:09 pm

[…] ada solusinya dalam percakapan ini. Ucok sangat pintar memainkan probing question (bisa cek di artikel sebelumnya hehe). Alhasil dia sanggup menyelamatkan diri dari konteks yang mungkin tidak dia kuasai. […]

Reply
Avatar
NormanGodia July 23, 2020 at 8:12 pm

Are you struggling to optimize your website content?
Wednesday at 12 PM (Pacific Time) I will teach you how to ensure you have SEO friendly content with high search volume keywords.
Learn tips, tricks, and tools that work in 2020 that the Google algorithm loves.
Signup here to get the webinar link https://www.eventbrite.com/e/113229598778

Reply

Leave a Comment